
Masyarakat Banjar, sebuah kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, memandang serius dugaan pelecehan yang dialami NW, yang dilakukan oleh seorang anggota DPRD Kota Serang dari Fraksi PKB. Mereka mendesak pihak kepolisian untuk segera memproses kasus ini.
Mendorong Penanganan Kasus
Odon, sebagai salah satu tokoh masyarakat Banjar, menyerukan kasus ini harus menjadi pusat perhatian. Dia berpendapat bahwa insiden ini tidak hanya merusak citra masyarakat Banjar, tetapi juga diperkirakan bukan kali pertama terjadi.
“Terdapat korban lain selain NW,” ungkap Odon pada Kamis (12/3).
Desakan Masyarakat
Odon, bersama dengan tokoh agama dan masyarakat serta Ikades Kecamatan Banjar, berharap ada kejelasan hukum atas dugaan pelecehan terhadap NW, yang diduga dilakukan oleh anggota DPRD Kota Serang tersebut.
“Kami, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Ikades Banjar, tentu mendukung agar proses hukum segera dilakukan,” tegasnya.
Kritik Terhadap Anggota DPRD
“HDK, sebagai Wakil Rakyat Kota Serang dan mencari penghidupan di wilayah kita yang bukan wilayah dan zona miliknya. Tetapi, mengapa dia menyakiti masyarakat Banjar?” tambahnya.
Tindakan Masyarakat
Menanggapi masalah ini, Odon menegaskan bahwa masyarakat Banjar akan mengambil langkah tegas dan akan segera mengirim surat ke DPP PKB.
Mereka berharap tindakan ini dapat mendorong penyelesaian kasus yang telah merusak citra masyarakat Banjar dan menciptakan rasa tidak aman di masyarakat.
Masyarakat Banjar berharap dengan adanya tindakan ini, dapat memberikan efek jera bagi siapa saja yang melakukan tindakan serupa di masa mendatang, serta mendorong adanya penegakan hukum yang lebih tegas dan adil.
Sementara itu, masyarakat Banjar juga menuntut agar pihak berwenang lebih proaktif dalam mencegah dan menangani kasus-kasus seperti ini. Mereka meminta agar pihak berwenang lebih serius dalam melindungi hak dan kesejahteraan masyarakat.
