Sekda Rida Ananda Nyatakan Komitmen Pemko Payakumbuh Percepat ETPD dan TP2DD

Pemerintah Kota Payakumbuh berkomitmen untuk mempercepat penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dan meningkatkan kemampuan dalam mengikuti evaluasi kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD). Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, menekankan pentingnya langkah ini untuk mencapai efisiensi dan integrasi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Komitmen Pemko Payakumbuh dalam ETPD
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Pemko Payakumbuh telah mengukuhkan komitmen untuk mempercepat implementasi ETPD. Rida Ananda mengungkapkan bahwa upaya ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi belanja daerah, tetapi juga untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan mendukung integrasi ekonomi, sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
Strategi dan Fokus Utama
Untuk mendukung percepatan ETPD, Pemko Payakumbuh telah menetapkan tiga fokus utama: digitalisasi belanja daerah, digitalisasi pajak daerah, dan digitalisasi retribusi daerah. Rida Ananda menjelaskan bahwa strategi ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang dirancang untuk periode 2026 hingga 2030.
Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Pemko Payakumbuh akan mengutamakan sosialisasi, edukasi, dan literasi mengenai ketiga bidang utama ini. Ia menambahkan bahwa pada periode sebelumnya, yaitu 2020 hingga 2025, fokus telah diberikan pada pengembangan infrastruktur sistem pembayaran yang diperlukan untuk mendukung digitalisasi ini.
Pencapaian Kota Payakumbuh dalam Evaluasi Kinerja TP2DD
Rida Ananda juga menyampaikan bahwa Kota Payakumbuh berhasil meraih posisi teratas dalam evaluasi kinerja TP2DD yang diadakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat. Pencapaian ini diakui dalam Championship TP2DD Tahun 2025, menandakan bahwa kota ini telah menunjukkan performa terbaik di wilayah Sumatera.
Peran Capacity Building dalam Peningkatan Kinerja
Kegiatan Capacity Building dan pendampingan yang diadakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat merupakan kesempatan penting untuk memperkuat kolaborasi antara Bank Indonesia dan pemerintah daerah di Sumatera Barat, termasuk Pemerintah Provinsi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dalam pelaksanaan ETPD dan mempersiapkan daerah untuk mengikuti evaluasi kinerja TP2DD di masa mendatang.
Tujuan dan Harapan dari Evaluasi TP2DD
Dalam kesempatan yang sama, Sudarta, Pelaksana Harian Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung percepatan implementasi ETPD sekaligus meningkatkan pemahaman pemerintah daerah tentang pentingnya evaluasi kinerja TP2DD. Kesiapan daerah dalam mengikuti Championship Tahun 2026 menjadi harapan utama dalam kegiatan ini.
Langkah Selanjutnya dalam ETPD
Sudarta menekankan pentingnya evaluasi yang berkelanjutan serta penguatan regulasi dalam mendukung implementasi ETPD. Peningkatan sinergi antara kebijakan pemerintah daerah dengan regulasi yang ada juga menjadi fokus utama untuk memastikan bahwa tujuan digitalisasi dapat tercapai secara optimal.
Keuntungan ETPD bagi Daerah
Penerapan ETPD tidak hanya berfokus pada digitalisasi transaksi, tetapi juga membawa berbagai keuntungan bagi daerah, antara lain:
- Efisiensi Anggaran: Dengan sistem digital, proses transaksi menjadi lebih cepat dan transparan.
- Peningkatan PAD: Digitalisasi memudahkan pengawasan dan pengumpulan pajak serta retribusi daerah.
- Integrasi Sistem: Memungkinkan integrasi data antara berbagai instansi pemerintah yang mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik.
- Transparansi: Meningkatkan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran daerah kepada publik.
- Aksesibilitas: Masyarakat dapat melakukan transaksi secara lebih mudah, kapan saja dan di mana saja.
Pentingnya Kolaborasi dalam Implementasi
Keberhasilan dalam menerapkan ETPD dan mencapai target TP2DD sangat bergantung pada kolaborasi antara berbagai pihak. Pemko Payakumbuh berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan Bank Indonesia dan berbagai instansi lainnya guna mewujudkan visi digitalisasi yang efektif.
Menghadapi Tantangan dalam Digitalisasi
Walaupun banyak manfaat yang ditawarkan oleh ETPD, tantangan dalam implementasinya tetap ada. Beberapa tantangan yang sering dihadapi oleh pemerintah daerah dalam proses digitalisasi antara lain:
- Infrastruktur Teknologi: Ketersediaan infrastruktur yang memadai menjadi faktor kunci dalam keberhasilan digitalisasi.
- SDM yang Terlatih: Diperlukan sumber daya manusia yang terampil dalam mengoperasikan sistem digital.
- Resistensi Perubahan: Beberapa kalangan mungkin masih terbiasa dengan cara konvensional dan menolak untuk beradaptasi dengan teknologi baru.
- Keamanan Data: Perlindungan terhadap data dan informasi yang sensitif harus menjadi prioritas dalam setiap sistem digital.
- Dukungan Kebijakan: Kebijakan yang mendukung digitalisasi perlu terus diperkuat untuk menciptakan ekosistem yang kondusif.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan komitmen yang kuat dari Pemko Payakumbuh dan dukungan dari Bank Indonesia, diharapkan proses digitalisasi dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif bagi masyarakat. Rida Ananda optimis bahwa dengan terus melakukan evaluasi dan peningkatan, Kota Payakumbuh akan menjadi salah satu daerah terdepan dalam penerapan ETPD dan TP2DD di Indonesia.
Melalui langkah-langkah strategis ini, Pemko Payakumbuh tidak hanya berusaha untuk memenuhi target yang ditetapkan, tetapi juga untuk menciptakan sistem pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Kesimpulan
Percepatan implementasi ETPD dan evaluasi kinerja TP2DD menjadi langkah krusial bagi Pemko Payakumbuh dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Dengan fokus pada digitalisasi, Pemko Payakumbuh berkomitmen untuk menciptakan sistem yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Keberhasilan ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.